Puji Narima Wati, M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Mendidik Tidak Mendadak

Mendidik Tidak Mendadak

Tak mudah mendidik buah hatiku

Dalam meniti keberhasilan

Butuh perjuangan indah

Berbalut talenta kesabaran, kesungguhan dan keikhlasan

Kupetik bulan tiap malam

Agar kilaunya menyinari wajah anakku

Meninabobokkannya dengan penuh kelembutan

Hingga pagi datang menjelang

Ku dendangkan lantunan syahadat dan shalawat

Ku panjatkan doa-doa suci penembus langit

Agar telinganya terbiasa mendengar

Hingga mereka mengenal siapa Rabb-nya

Adzan Subuh dari surau dekat rumah

Senantiasa terdengar setiap fajar

Ku kecup hangat satu per satu dahi mereka yang bidang

Mengajak mereka tunaikan kewajiban pertamanya

Mendidik mereka bangun pagi tak mudah

Mungkin aku adalah ibu super tega

Membangun kebiasaan di pagi buta

Saat anak lain tertidur pulas melingkar di selimutnya

Aktivitas pagi dimulai bak pertunjukan sirkus

Dua tangan ini disulap menjadi seribu tangan

Kaki dan pikiran sibuk berlomba melayani

Semua dilakukan agar anak tidak terlambat

Lalu kubiarkan kaki-kaki kecil mereka

Melangkah pergi menimba ilmu

Ku tatap mereka sampai tak terlihat

Namun doa senantiasa terucap

Kubiarkan mereka tertatih menapaki jalan panjang berliku

Melalui hari-hari melelahkan

Mengikuti langkah matahari sepanjang perjalanan

Hingga pulang saat sore menjelang

Ku didik mereka dengan masalah

Agar mereka kuat setegar karang yang dihempas ombak

Agar jiwa mereka lapang seluas samudera

Agar hati mereka sebening embun

Aku takkan pernah berhenti mendidiknya

Walau butuh pengorbanan waktu tenaga pikiran dan biaya

Mendidik tidak mendadak membuat mereka langsung bisa

Karena keberhasilan adalah proses itu sendiri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bagus bu, teruslah berlatih menulis puisi, lama-lama akan lebih rileks dan menyenangkan. Perlu sisipan kiasan, majas, rima, agar muncul irama yang syahdu haha.. Tapi isi dan pesan yang ingin disampaikan tetap lebih utama. Selamat berkarya!

28 Apr
Balas

iya bu. terima kasih atas bimbingannya. akhirnya bisa menulis puisi walaupun masih acak kadul

04 Jun

Great mom

28 Apr
Balas

pertama kali buat puisi jadi masih belum bagus

04 Jun

Great mom

28 Apr
Balas

Great mom

28 Apr
Balas

Menginspirasi bu,,,, bagus

26 May
Balas

terima kasih. tapi belum bisa pakai kata-kata yang indah.

04 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali